grup keluarga besar

Awal tahun 2013, di mana aplikasi whatsapp lagi ngetop (sampai sekarang juga masih ngetop :D), saya nge-wa sepupu buat bkin grup keluarga besar n jadi adminnya (hehe knp gak lgsg bkin sendiri, pke nyuruh2 orangπŸ˜› ).

Alhasil terbentuklah grup keluarga, dan kita namain “Sastra Suratna Family” (jeng, jeng). Nama sastra suratna itu di ambil dari nama almarhum kakek (bapak dari ibu saya). Awalnya, anggota grupnya cuma dikit, dan itupun gak pada aktif (diem2an aja), terus lama kelamaan banyak deh tu yang pke telepon pintar alias smartphone dan pke WA, akhirnya sekarang jadi rameπŸ˜€, ada ibu, om2, bulek, mas2, mbak2, n adek2 sepupu, mulai dari yang muda smpe yang tua ada deh pokoknya.

Nah, yang dibahas itu buanyak bener, mulai dari yang serius sampe yang gak serius (maksudnya canda2an) ada di situ. Info2, tanya kabar,Β  upload foto n video keponakan yang lucu n imut, cem macem pokoknya. Ini salah satu percakapan pas saya mau nonton Si Tukul “Bukan Empat Mata” di trans7 karena bos sekaligus dosen sayah di undang ke sana:

uut

Haha, ya begitulah isinya (gak semuanya begitu). Dari situ bisa mendekatkan kita dengan keluarga yang jauh tempat tinggalnya dari kita, yang biasanya jarang kumpul jadi bisa ngumpul di sini, yang jarang ngomong (kalo ketemu langsung) jadi ikut komen mau gak mauπŸ˜€. Seru deh.. :)Β  (alhamdulillah)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s